(Pura-pura ga nyadar kalau selama ini blog nya kosong hihihi)
Tulisan Saya ini tercipta bermula dari julukan seorang teman kampus kesaya, ALAY GIRL!
Ngga tau juga sih alasannya apa, padahal seingat Saya Dialah yang pertama kali Saya sebut ALAYBOY!.
Mungkin nyari teman kali ya..Anggap saja begitu. Hari-hari dikampus pun dipenuhi dengan cekcok yang notabene hanya candaan dengan satu dan hanya satu topik yaitu ALAY.
Jujur, sampai hari ini juga Saya belum mendapatkan defenisi ALAY yang sebenar-benarnya. Mulai dari nanya-nanya ke orang sampai searching pun sudah Saya lakukan. Tapi okelah, buat nambah-nambah pengetahuan tentang ALAY ini, juga biar ga dibilang gak gaul atau setidaknya tahu dengan bahasa 'hot' anak zaman sekarang, Saya coba share dengan Anda-anda sekalian tentang ALAY dari yang Saya lihat dan dengar.
Ternyata, istilah ALAY merupakan sebuah kata singkatan dari Anak LAYangan. kenapa anak layangan? Karena Mereka (anak-anak masa kini-red) menganggap kalau layangan adalah permainan kuno yang sudah tidak layak dimainkan di masa 'hitech' saat ini. Anak layangan berarti gak gaul, kampungan, norak, dan kuno. Masih belum jelas darimana dan siapa pencetus istilah ini, namun disinyalir para 'anak gaul' pusat kota lah yang sudah buat tren ini kian eksis.
Ada lagi yang beranggapan kalo ALAY dijulukin buat orang-orang yang telat informasi. Misalnya gini, ada suatu hal yang kita sukai sampai sekarang kita udah bosan, eh ternyata ada orang yang baru dengar baru jd suka jg dengan hal itu. Padahal kita udah bosan dan ninggalin. Gitu...
Seiring bergulirnya waktu, defenisi tentang ALAY pun kian berkembang. Deskriptif tentang ALAY pun semakin buram. Apa-apa dibilang ALAY, sedikit-sedikit dibilang ALAY, suka dengar lagu-lagu indie dibilang ALAY, ga suka nongkrong di tempat-tempat gaul di bilang ALAY, pulang dari kampus lebih awal dibilang ALAY, pake baju model 'ini-itu' dibilang ALAY dan masih banyak lagi makna ALAY yang tercipta dan berkembang sehingga mempersempit ruang gerak perspektif karakter orang lain dan mengarah pemaksaan pemikirannya agar sejalan dengan orang yang njuluki Dia ALAY.
Dan bodohnya lagi kalau orang itu mengikuti atau malah mmeninggalkan kebiasaan dan hobinya itu hanya karena dibilang ALAY oleh orang-orang yang mungkin tidak sadar kalau Dialah yang sebenarnya ALAY. Kalau Saya, Saya 100x lebih memilih dibilang ALAY daripada harus ninggalin sesuatu yang Saya suka dan bertindak konyol-sok-gaul ngikutin ajakan mereka supaya ga dibilang ALAY.
Yah, so what kalau Saya foto-foto bareng teman-teman dimana aja dengan kamera handphone, kenapa juga kalau Saya suka lagu-lagu lawas, siapa yang rugi kalau Saya ga suka nongkrong-nongkrong yang Saya fikir buang waktu, tenaga dan biaya dan ada masalah apa kalau penampilan Saya jadul?
Nah, buat orang-orang yang hobi 'nuduh' ALAY ke orang lain,PLEASE, ngaca dan nyadar!! Kamu patut was-was, kalau-kalu penyakit ALAY ini sebenarnya bersarang di diri Kamu sendiri tanpa Kamu sadari. Atau bahkan tanpa Kamu ketahui orang-orang disekitar Kamu juga pada mikir kalau Kamu itu ALAY. Jadi mulai sekarang biarkan masing-masing personal bebas memilih, berkarakter dan berkreasi asalkan tidak mengorbankan hak dan kenyamanan orang lain.
Tapi tapi tapi..terlepas dari semua itu, Saya setuju kalau orang-orang kaya gini disebut ALAY:
- Selalu merasa paling tau segala hal. mulai dari musik, gosip dan apa saja. Apalagi kalau pake ngotot. Beeeuuuhhh..
- Suka nongkrong ga jelas, pakaian serba hitam, celana ketat-ketat dengan rantai bergantung, tindik dimana-mana, rambut gimbal etc.
- Suka pamer ga jelas, sok asik gitu deh.
- Sok ganteng atau cantik dengan pakaian norak ga matching, dandanan norak dengan glitter dimana-mana biar dibilang gaul.
- Hobi foto-foto sendiri dengan pelbagai angle serta gaya, and what???semua foto di upload ke akun situs jejaring sosial miliknya hingga ratusan. foto diri sendiri???ckckck...Ini namanya narsis ke alay-alay an. Apalagi kalau fotonya dengan gaya yang diimut-imutin, didekat-dekatin lampu biar keliatan terang, foto dari atas, miring sana, miring sini, foto dari dekat biar ga keliatan jeleknya yang semuanya jadi bikin ENEG yang liat. Ini ceritanya kalau foto-foto sendiri loh..
- Rajin ngomen atau kirim testi ga jelas di jejaring sosial. Lomba banyak-banyakan komen biar eksis dan gaul katanya.
- Tulisan sok gaul yang bikin pusing dan sakit mata bacanya. Misalnya: maaf>>>mav, muup, mu'uph, dsb
- Huruf besar kecil, campur angka, campur tanda huruf dalam satu kata. Misalnya: aL4Y b9T s!e kAmYu...
Nah, Saya ambil kesimpulannya gini deh:
- Mereka yang suka menghina orang lain yang tidak sama sepertia adalah ALAY.
- Jangan berlebihan, jangan suka ikut-ikutan, BE YOUR SELF!

0 komentar:
Posting Komentar